Gaza – Dua warga Palestina dilaporkan meninggal dunia pada hari pertama Ramadan setelah serangan militer Israel kembali terjadi di sejumlah wilayah Jalur Gaza. Peristiwa ini terjadi di tengah situasi gencatan senjata yang disebut masih sering dilanggar sejak beberapa bulan terakhir.
Sumber lokal menyebutkan bahwa dalam kurun 24 jam terakhir, serangan di kawasan timur Khan Younis, Gaza selatan, menyebabkan korban jiwa. Selain itu, seorang anak Palestina juga dilaporkan tewas setelah terkena tembakan di sekitar bundaran Bani Suheila, tidak jauh dari lokasi tersebut.
Serangan udara juga terjadi pada Kamis dini hari dengan sasaran wilayah timur Khan Younis dan kota Rafah. Pada saat yang sama, tembakan artileri menghantam kawasan al-Mawasi di Gaza selatan. Di bagian tengah Gaza, kendaraan tempur Israel dilaporkan menembaki area timur kamp pengungsi al-Bureij, sementara sebuah serangan udara lain mengenai lingkungan al-Tuffah di Kota Gaza.
Otoritas kesehatan setempat menyampaikan bahwa dua korban meninggal dan empat orang terluka telah dibawa ke rumah sakit selama satu hari terakhir. Namun, tim penyelamat disebut masih mengalami kesulitan menjangkau sejumlah korban lain yang diduga tertimbun reruntuhan atau berada di lokasi terbuka akibat kondisi keamanan yang belum memungkinkan.
Sejak diberlakukannya gencatan senjata pada 11 Oktober, jumlah korban meninggal dilaporkan mencapai ratusan orang, dengan ribuan lainnya mengalami luka-luka. Secara keseluruhan, sejak konflik besar yang dimulai pada Oktober 2023, jumlah korban jiwa di Gaza telah mencapai puluhan ribu orang, mencerminkan besarnya dampak kemanusiaan dari konflik yang berkepanjangan di wilayah tersebut. ([اسلام تايمز][1])
Sumber : Islam Time
https://www.islamtimes.com/id/news/1265242/dua-warga-palestina-tewas-di-hari-pertama-ramadan


Posting Komentar
0Komentar