Allah Azza wa Jalla Berfirman :
{وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ } [فصلت: 33]
Artinya: “Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?[4].”
قال آش سيوكاني: "ما من شيء أفضل منه وأكثر وضوحًا من طريقه ، ولا شيء أفضل من أفعاله".
Asy Syaukani berkata: “Tidak ada yang lebih baik darinya dan yang lebih jelas dari jalannya dan tidak ada yang lebih banyak pahalanya dibanding amalannya”.
Di dalam tafsir Muyassar di sebutkan :
وفي الآية حث على الدعوة إلى الله سبحانه وتعالى
Di dalam ayat ini ada dorongan untuk melakukan aktivitas dakwah menyerah kepada Allah.
As sa'di di dalam tafsirnya menyebutkan :
هذا استفهام بمعنى النفى المقرر اى : لا احد احسن قولا , اى : كلام و طريقة
Ayat ini diawali dengan kata tanyak yang bermakna penegasan sekaligus menguatkan bahwa "tidak ada satupun ucapan yang lebih baik" yaitu berupa perkatan dan metode daripada aktif menyeruh dijalan Allah SWT yaitu aktivitas dakwah.
Hikmah pelajaran
Dengan aktivitas dakwah berarti kita berusaha untuk meneladani perjalanan para Nabi. Dimana dakwah merupakan poros perjuangan mereka.

.jpeg)
Posting Komentar
0Komentar