Silahkan Download kitab disini
#muqoddimah
بسم الله الرحمن الرحيم
المقدمة
الحمد لله الذي علم بالقلم ، علم الإنسان ما لم يعلم ، والصلاة والسلام على البشير النذير ، والسراج المنير ، سيدنا محمد صلى الله عليه وسلم الذي محا الله به ظلمات الجهل والكفر ، وأزال معالم الوثنية والضلال ، وأعلى به منار التوحيد والإيمان ، وعلى آله وأصحابه شموس العلم والعرفان ، والتابعين لهم بإحسان إلى يوم الدين
Segala puji bagi Allah yang telah mengajarkan (manusia) dengan pena, mengajarkan manusia apa yang sebelumnya tidak diketahuinya. Salawat dan salam semoga tercurah kepada pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan, pelita yang menerangi, junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, yang dengannya Allah menghapus kegelapan kejahilan dan kekufuran, menghilangkan jejak-jejak penyembahan berhala dan kesesatan, serta meninggikan panji tauhid dan keimanan. Semoga salawat juga tercurah kepada keluarganya, para sahabatnya yang merupakan matahari ilmu dan pengetahuan, serta kepada orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kiamat.
وبعد:
فإن خير ما يقدمه الإنسان من صالح الأعمال ، وأفضل ما يسعى إليه المرء خدمة الكتاب العزيز ، الذي جعله الله نوراً وضياء للإنسانية ، وختم به الرسالات السماوية ، وامتن على البشرية بقوله جل وعلا : ( يا أيها الناس قد جاءكم برهان من ربكم وأنزلنا إليكم نوراً مبيناً ) . وقد جعل الله جل ثناؤه حملة هذا الكتاب العزيز ، هم سرج الدين ،
Sesungguhnya sebaik-baik amal saleh yang dapat dipersembahkan oleh seseorang, dan yang paling utama untuk diupayakan, adalah melayani Kitab Allah yang mulia (Al-Qur’an), yang Allah jadikan sebagai cahaya dan petunjuk bagi umat manusia. Kitab ini menjadi penutup bagi risalah-risalah samawi, dan Allah menganugerahkan kitab ini kepada umat manusia sebagaimana firman-Nya: *“Wahai manusia, sesungguhnya telah datang kepada kalian bukti yang nyata dari Tuhan kalian, dan Kami telah menurunkan kepada kalian cahaya yang terang benderang.”* (QS. An-Nisa: 174).
Allah yang Mahatinggi lagi Mahamulia telah menjadikan para pengemban kitab suci ini sebagai pelita agama.
ومشاعل النور والضياء في الأمة ، وعدهم رسول الله صلى الله عليه وسلم السادة الأشراف الذين يقتدى بهم في هذه الحياة فقال عليه السلام : ( أشراف أمتي حملة القرآن ) . كما بين صلوات الله وسلامه عليه مكانة هذا الصنف من الناس بقوله :
( إن الله ليرفع بهذا الكتاب أقواماً ويضع به آخرين ) .
Dan mereka (para pengemban Al-Qur'an) adalah pelita cahaya dan penerang di tengah umat. Rasulullah ﷺ menyebut mereka sebagai para pemimpin yang mulia, yang dijadikan teladan dalam kehidupan ini. Beliau bersabda: *“Pemuka umatku adalah para pengemban Al-Qur'an.”*
Beliau juga menjelaskan kedudukan mulia dari golongan ini dalam sabdanya: “Sesungguhnya Allah akan mengangkat derajat suatu kaum dengan kitab ini (Al-Qur'an) dan merendahkan yang lain dengannya.”
وقد أحببت أن أنتظم في سلك هؤلاء الأكارم ، وأن أتشبه بهم لم أكن مثلهم – عسى أن ينالني شيء من أجرهم ، على حد قول القائل :
Dan aku ingin bergabung dalam barisan mulia mereka, serta berusaha meneladani mereka meskipun aku tidak dapat sepenuhnya seperti mereka – dengan harapan aku dapat memperoleh sebagian dari pahala mereka, sebagaimana dikatakan oleh seorang penyair:
فتشبهوا إن لم تكونوا مثلهم إن التشبه بالكرام فلاح
"Maka tirulah mereka jika kalian tidak mampu menjadi seperti mereka"
"Sesungguhnya meneladani orang-orang mulia adalah keberhasilan."
وكانت لي أمنية كريمة ، هي أن يسهل الله تعالى علي خدمة الدين والعلم ، فأخرج بعض الكتب التي ينتفع بها الناس ، لاعتقادي بأن هذا من الباقيات الصالحات ، التي تبقى للإنسان ذخراً بعد مماته ، كما قال سيدنا رسول الله :
( إذا مات ابن آدم انقطع عمله إلا من ثلاث : صدقة جارية ، أو علم ينتفع به، أو ولد صالح يدعو له ) .
Aku memiliki cita-cita mulia, yaitu agar Allah Ta’ala memudahkan bagiku untuk melayani agama dan ilmu, sehingga aku dapat menghasilkan beberapa karya yang bermanfaat bagi manusia. Aku meyakini bahwa ini termasuk amal jariyah, yang akan tetap menjadi simpanan kebaikan bagi seseorang setelah kematiannya. Sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:
"Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya."
فكان أن سهل الله تعالى لي جوار البلد الأمين - مكة المكرمة - صانها الله وحرسها من كل سوء وشر ، مدرساً منتدياً للتدريس في ( كلية الشريعة والدراسات الإسلامية) وهيا المولى - جل وعلا - لي الجو الذي يساعدني على التفرغ للمطالعة ، والدراسة ، والكتابة ، والتأليف ،
Maka Allah Ta’ala memudahkan bagiku untuk tinggal di dekat Tanah Suci – Mekah Al-Mukarramah – semoga Allah menjaga dan melindunginya dari segala keburukan dan kejahatan. Aku bertugas sebagai pengajar di Fakultas Syariah dan Studi Islam, dan Allah – Yang Maha Mulia lagi Maha Agung – memberiku lingkungan yang mendukungku untuk fokus pada membaca, belajar, menulis, dan menyusun karya.
فأكرمني بهذا الجوار الطاهر - جوار بيته العتيق - في بلد الأمن والإيمان ، الذي امتن الله على أهله من قديم الأزمان ، بالأمن والاستقرار ، والإطمئنان ، فقال وهو أصدق القائلين : ( فليعبدوا رب هذا البيت . الذي أطعمهم من جوع ، وآمنهم من خوف)
Allah memuliakanku dengan keberkahan tinggal di dekat Tanah Suci-Nya – di sekitar rumah-Nya yang tua (Ka’bah) – di negeri yang penuh dengan keamanan dan keimanan. Negeri ini telah Allah karuniakan kepada penduduknya sejak zaman dahulu dengan rasa aman, ketentraman, dan stabilitas, sebagaimana firman-Nya, yang Maha Benar dalam perkataan-Nya:
"Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Ka’bah), yang telah memberi mereka makanan untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa takut."(QS. Quraisy: 3-4).
وقال جل وعلا :
( أولم يروا أنا جعلنا حرماً آمناً ، و يتخطف الناس من حوليهم ؟ أفبالباطل يؤمنون وبنعمة الله يكفرون ؟ ) .
وعشت في هذا الجو الكريم مدة من الزمن ، تبلغ عشراً من السنين ، أخرجت فيها بعض الكتب التي كان من آخرها هذا الكتاب الذي أسميته ( روائع البيان في تفسير آيات الأحكام من القرآن ).
Dan Allah Yang Maha Agung berfirman:
"Dan apakah mereka tidak melihat bahwa Kami telah menjadikan (Mekah) tanah haram yang aman, sementara manusia di sekitarnya saling merampas? Maka mengapa mereka percaya kepada yang batil dan ingkar terhadap nikmat Allah?" (QS. Al-‘Ankabut: 67).
Aku hidup di lingkungan yang mulia ini selama sepuluh tahun, dan selama itu aku berhasil menyusun beberapa buku. Di antara buku-buku tersebut, karya terakhirku adalah kitab yang aku beri nama “Roai’ al-Bayan fi Tafsir Ayat al-Ahkam min al-Qur`an” (Keindahan Penjelasan dalam Tafsir Ayat-Ayat Hukum dari Al-Qur’an).
أخرجته في مجلدين اثنين ، وجمعت فيه الآيات الكريمة آيات الأحكام خاصة ، على شكل محاضرات علمية جامعة ، تجمع بين القديم في رصانته ، والحديث في سهولته ، وسلكت في هذه المحاضرات طريقة ربما تكون جديدة ميسترة ، وهي أني عمدت إلى التنظيم الدقيق ، مع التحري العميق فتناولت الآيات التي كتبت عنها من عشرة وجوه على الشكل الآتي :
Aku menyusun kitab ini dalam dua jilid, dan di dalamnya aku mengumpulkan ayat-ayat Al-Qur'an yang mulia, khususnya ayat-ayat hukum, dalam bentuk kuliah ilmiah yang komprehensif. Kuliah ini menggabungkan kekokohan tradisional dengan kemudahan metode modern. Dalam penyusunannya, aku mengikuti metode yang mungkin dapat dianggap baru dan mempermudah, yaitu dengan menekankan pada pengorganisasian yang teliti dan penelitian yang mendalam. Aku membahas ayat-ayat yang aku tulis dari sepuluh aspek, dengan rincian sebagai berikut:
أولاً : التحليل اللفظي مع الاستشهاد بأقوال المفسرين وعلماء
اللغة
Analisis Kata-Kata : Disertai dengan penjelasan dari para mufassir dan ahli bahasa.
ثانياً : المعنى الإجمالي للآيات الكريمة بشكل مقتضب .
Makna Global Ayat ; Memberikan ringkasan singkat mengenai makna keseluruhan ayat yang mulia.
ثالثاً : سبب النزول إن كان للآيات الكريمة سبب .
Sebab Turunnya Ayat, Jika ayat-ayat tersebut memiliki sebab turunnya, maka aku menyebutkannya.
رابعاً : وجه الارتباط بين الآيات السابقة واللاحقة
Keterkaitan Ayat , Membahas hubungan antara ayat sebelumnya dan ayat sesudahnya.
خامساً : البحث عن وجوه القراءات المتواترة .
Variasi Qira'at Mutawatirah, Mencari dan menjelaskan bacaan-bacaan yang mutawatir.
سادساً : البحث عن وجوه الإعراب بإيجاز .
Analisis I'rab , Memberikan penjelasan singkat mengenai i'rab (tata bahasa) ayat tersebut.
سابعاً : لطائف التفسير وتشمل الأسرار والنكات البلاغية والدقائق العلمية)
Keindahan Tafsir , Mencakup rahasia-rahasia, keunikan balaghah, dan detail ilmiah yang tersembunyi dalam ayat.
. ثامناً : الأحكام الشرعية وأدلة الفقهاء ، مع الترجيح بين الأدلة
Hukum-Hukum Syariat , Menjelaskan hukum-hukum fiqih yang terkandung dalam ayat, disertai dalil-dalil dari para fuqaha, serta memilih pendapat yang paling kuat.
. تاسعاً : ما ترشد إليه الآيات الكريمة بالاختصار
Petunjuk Ayat ; Menyampaikan pelajaran yang bisa diambil dari ayat-ayat tersebut secara ringkas.
عاشراً : خاتمة البحث وتشمل (حكمة التشريع ) لآيات الأحكام
المذكورة
Penutup Pembahasan ; Menyimpulkan dengan Hikmah Pensyariatan ayat-ayat hukum yang telah dibahas.
ولست أزعم أن ما جاء في هذا الكتاب هو من جهدي الشخصي فحسب ، بل هو خلاصة لآراء مشاهير المفسرين في القديم والحديث ، ونتاج لأدمغة جبارة من فطاحل العلماء ، وجهابذة المفسرين ، سهرت على خدمة الكتاب العزيز ابتغاء وجه الله منهم : الفقيه ، والمحدث ، واللغوي، والأصولي . والمفسر لكتاب الله ، والمستنبط للأحكام ، وغيرهم ممن كتبوا في القرآن العظيم.
Aku tidak mengklaim bahwa apa yang terkandung dalam buku ini semata-mata hasil dari usahaku pribadi, melainkan merupakan rangkuman dari pendapat para ahli tafsir terkemuka, baik dari masa lalu maupun masa kini. Ini adalah buah pemikiran cemerlang dari para ilmuwan besar dan pakar tafsir, yang mencurahkan usaha mereka untuk melayani kitab suci Al-Qur'an semata-mata demi mencari ridha Allah. Di antara mereka adalah para ahli fikih, ahli hadis, ahli bahasa, ahli ushul, penafsir Al-Qur'an, penggali hukum, dan lainnya yang telah menulis tentang Al-Qur'an yang agung.
وما مثلي إلا كمثل إنسان رأى جواهر ولآلى ، ودرراً ثمينة مبعثرة هنا وهناك ، فجمعها ونظمها في عقد واحد
Perumpamaanku tidak lain seperti seseorang yang melihat permata, mutiara, dan batu mulia yang berharga berserakan di sana-sini, lalu ia mengumpulkannya dan merangkainya menjadi satu kalung indah.
أو كمثل شخص دخل حديقة غناء ، فيها من أحاسن الأثمار ، والورود ، والأزهار ما يدهش الأبصار ، فامتدت يده برفق إليها فجعلها في باقة واحدة ، ووضعها في كأس ، فكانت بهجة للقلب ، وفتنة للعين .
Atau seperti seseorang yang memasuki taman yang hijau nan subur, penuh dengan buah-buahan terbaik, bunga-bunga, dan mawar yang memukau pandangan. Dengan lembut, ia mengulurkan tangannya, memetiknya, dan menyusunnya menjadi satu rangkaian yang indah, lalu meletakkannya dalam sebuah vas, sehingga menjadi kegembiraan bagi hati dan keindahan bagi mata.
وهكذا كان مثلي في هذا الكتاب ، حيث لخصت ما قاله المتقدمون والمتأخرون ، وجمعت بين القديم والحديث ، وما كنت أسطر شيئاً حتى أقرأ ما يزيد على خمسة عشر مرجعاً من أمهات المراجع في التفسير ، عدا عن مراجع اللغة والحديث ، ثم أكتب هذه المحاضرات ، مع التنبيه إلى المصادر التي نقلت عنها بكل دقة وأمانة.
"Begitulah keadaanku dalam buku ini, di mana saya merangkum apa yang telah dikatakan oleh para ulama terdahulu dan yang kemudian, serta menggabungkan antara yang lama dan yang baru. Saya tidak menuliskan sesuatu pun sebelum membaca lebih dari lima belas referensi dari sumber-sumber utama dalam tafsir, selain referensi bahasa dan hadis. Kemudian, saya menulis kuliah-kuliah ini, dengan memberikan penekanan pada sumber-sumber yang saya kutip dengan sangat teliti dan jujur."
والله أسال أن ينفع به المسلمين، وأن يبقيه ذخراً لي يوم الدين «يوم لا ينفع مال ولا بنون . إلا من أتى الله بقلب سليم ...
والحمد لله في البدء والختام .. وصلى الله على عبده المجتبى ، ونبيه المصطفى ، سيدنا ومولانا محمد وعلى آله وأصحابه وسلم تسليماً كثيراً
والحمد لله رب العالمين
محمد علي الصابوني
مكة المكرمة - كلية الشريعة والدراسات الاسلامية
"Dan aku memohon kepada Allah agar karya ini bermanfaat bagi umat Islam, dan agar ia menjadi simpanan bagiku di hari kiamat, 'hari di mana harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali bagi orang yang datang kepada Allah dengan hati yang bersih...'
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam."
Muhammad Ali Ash-Shabuni
(Mekah Al-Mukarramah - Fakultas Syariah dan Studi Islam)

.jpg)
Posting Komentar
0Komentar