Bulan Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah rutin, tetapi bulan penuh keistimewaan yang Allah ﷻ anugerahkan khusus kepada umat Nabi Muhammad ﷺ. Keutamaan-keutamaan ini disebutkan langsung oleh Rasulullah ﷺ dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah رضي الله عنه dan dikeluarkan oleh Imam Ahmad serta yang lainnya.
حفظها ما ذكره المصطفى صلى الله عليه وسلم
إذ قال في الحديث الذي رواه أبو هريرة وأخرجه أحمد وغيره
أنه قال صلى الله عليه وسلم:
«أُعْطِيَتْ أُمَّتِي فِي رَمَضَانَ خَمْسَ خِصَالٍ لَمْ يُعْطَهُنَّ نَبِيٌّ قَبْلِي:
الأُولَى: إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ نَظَرَ اللَّهُ إِلَيْهِمْ، وَمَنْ نَظَرَ اللَّهُ إِلَيْهِ لَا يُعَذِّبُهُ.
وَالثَّانِيَةُ: أَنَّ الْمَلَائِكَةَ تَسْتَغْفِرُ لَهُمْ فِي كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ.
وَالثَّالِثَةُ: أَنَّ خُلُوفَ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ.
وَالرَّابِعَةُ: أَنَّ اللَّهَ سُبْحَانَهُ يَقُولُ لِجَنَّتِهِ كُلَّ يَوْمٍ:
يَا جَنَّتِي اسْتَعِدِّي، فَإِنَّ عِبَادِي الصَّالِحِينَ الصَّائِمِينَ يُوشِكُ أَحَدُهُمْ أَنْ يُوَدِّعَ الدُّنْيَا وَيَلْجَأَ إِلَى دَارِ كَرَامَتِي.
وَالْخَامِسَةُ: أَنَّهُ قَالَ: إِنَّ اللَّهَ سُبْحَانَهُ يَقُولُ فِي آخِرِ لَيْلَةٍ لِلصَّائِمِينَ: الْيَوْمَ حِسَابُكُمْ الَّذِي قَدَّمْتُمُوهُ مِنَ الْعَمَلِ.»
فقال أحد الصحابة: أهي ليلة القدر يا رسول الله؟
قال صلى الله عليه وسلم:
«لَا، لَيْسَتْ هَذِهِ لَيْلَةَ الْقَدْرِ، وَلَكِنْ أَرَأَيْتُمُ الْعَامِلَ إِذَا عَمِلَ وَأَتْقَنَ عَمَلَهُ وَقَدَّمَهُ، أَلَا يُوَفَّى حِسَابَهُ؟»
Terjemahan Hadits
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Aku telah diberi untuk umatku di bulan Ramadhan lima keistimewaan yang tidak diberikan kepada nabi sebelumku:
Pertama, apabila datang malam pertama (Ramadhan), Allah memandang mereka. Dan siapa yang Allah pandang, Dia tidak akan mengazabnya.
Kedua, para malaikat memintakan ampun untuk mereka setiap hari dan malam.
Ketiga, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma minyak kasturi.
Keempat, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman kepada surga-Nya setiap hari:
‘Wahai surga-Ku, bersiaplah. Sesungguhnya hamba-hamba-Ku yang shalih dan berpuasa, salah seorang dari mereka hampir saja meninggalkan dunia dan menuju ke negeri kemuliaan-Ku.’
Maka surga pun bersiap dan berhias setiap hari untuk menyambut mereka.
Kelima, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman pada malam terakhir kepada orang-orang yang berpuasa:
‘Hari ini adalah hari perhitungan bagi kalian atas amal yang telah kalian kerjakan.’
Seorang sahabat bertanya: ‘Apakah itu malam Lailatul Qadar, wahai Rasulullah?’
Beliau ﷺ menjawab:
‘Bukan, itu bukan Lailatul Qadar. Tidakkah kalian melihat seorang pekerja, apabila ia telah bekerja dan menyempurnakan pekerjaannya lalu menyerahkannya, bukankah ia akan diberi upahnya dengan sempurna?’”
Renungan dan Pelajaran
Hadits ini menunjukkan betapa besar kasih sayang Allah kepada umat Nabi Muhammad ﷺ.
1️⃣ Pandangan Rahmat di Malam Pertama
Bayangkan, pada malam pertama Ramadhan, Allah memandang hamba-hamba-Nya dengan pandangan rahmat. Ini adalah kemuliaan luar biasa yang menunjukkan bahwa Ramadhan dimulai dengan kasih sayang, bukan ancaman.
2️⃣ Doa Para Malaikat
Setiap hari dan malam, malaikat memohonkan ampun bagi orang yang berpuasa. Betapa banyak dosa yang luruh tanpa kita sadari.
3️⃣ Kemuliaan Bau Mulut Orang Berpuasa
Secara manusiawi mungkin dianggap tidak sedap, namun di sisi Allah ia lebih harum dari kasturi. Ini mengajarkan bahwa ukuran kemuliaan bukanlah standar manusia, tetapi standar Allah.
4️⃣ Surga Bersiap Menyambut
Setiap hari surga diperintahkan untuk berhias dan bersiap. Seolah-olah Allah menegaskan bahwa perjalanan seorang mukmin di Ramadhan adalah perjalanan menuju kampung kemuliaan.
5️⃣ Malam Pembagian Upah
Di akhir Ramadhan, Allah memanggil hamba-hamba-Nya untuk menerima balasan. Bukan sekadar pahala kecil, tetapi balasan dari Rabb Yang Maha Pemurah.
Rasulullah ﷺ mengumpamakan hal ini seperti pekerja yang telah menyelesaikan tugasnya dengan baik, lalu menerima upah secara sempurna. Ramadhan adalah ladang kerja; akhir Ramadhan adalah hari pembayaran.
Penutup
Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Ia adalah musim kemuliaan, musim ampunan, musim persiapan menuju surga.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang mendapatkan lima keistimewaan ini, menyempurnakan ibadah kita, dan menerima amal kita dengan penerimaan terbaik.
اللهم بلغنا رمضان ووفقنا لصيامه وقيامه إيمانًا واحتسابًا.



Posting Komentar
0Komentar